Steven Gerrard Sebelumnya Hampir Ke Chelsea

Kini BandarTaruhan menyediakan jenis permainan baru seperti permainan Sabung Ayam & Number Game ( Spin Bola )
BandarTaruhan memberikan bonus komisi Sportsbook sebesar 15%, Live Casino dengan rollingan sebesar 0.7% & Permainan Tangkas dengan CashBack 5% , Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga!
Daftar Taruhan Bola
Deposit Dana
Withdraw Dana

Steven Gerrard Sebelumnya Hampir Ke Chelsea

Berita Bola Online – Mantan CEO dari klub Liverpool yang bernama Rick Parry baru-baru saja mengungkapkan kalau bagaimana Steven Gerrard yang pernah bersikeras untuk meninggalkan Anfield dan bergabung bersama dengan klub Chelsea di tahun 2005. Terlepas dari kariernya di Major League Soccer bersama dengan LA Galaxy di masa akhir dari kariernya, Steven Gerrard sudah menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama dengan klub Liverpool dan untuk sekarang dia melatih tim dari Liverpool U-18. Akan tetapi Rick Parry mengungkapkan lagi kalau Steven Gerrard pernah berada di dalam dilema yang besar di tahun 2005.

Dilema tersebut yaitu pada saat Steven Gerrard yang menjadi target dari pelatih Jose Mourinho yang pada saat itu masih melatih klub Chelsea dan juga isu yang berkembang di saat itu kalau sudah ada kesepakatan kedua klub dan juga pemain hanya tinggal sedikit lagi. Akan tetapi pada akhirnya, Steven Gerrad memilih untuk bertahan di Anfield.

“Steven Gerrard sudah sangat dekat sekali untuk pergi ke klub Chelsea. Hal ini cukup menarik pada saat anda mengenang masa-masa itu. Orang-orang yang sering berkata kalau siapa rekrutan yang sudah paling anda banggakan dan juga memberikan anda kesenangan yang terbanyak. Di dalam banyak hal, Steven Gerrard dan juga Carragher, menjaga para pemain sama pentingnya juga dengan membeli pemain,” tuturnya.

“Jelasnya, Steven Gerrard sudah dua kali sangat dekat untuk pergi ke Chelsea. Bahkan pada kesempatan yang kedua, kami berpikir kalau kami sudah kehilangan dia. Presiden bersama dengan saya pergi untuk melihat dia di Melwood tapi pikirannya tidaklah berubah. Dia bersikeras untuk pergi, akan tetapi untungnya akhirnya dia mengubah pikirannya,” begitu sambung Rick Parry.