Sardar Azmoun Putuskan Pensiun Dari Sepakbola

Kini BandarTaruhan menyediakan jenis permainan baru seperti permainan Sabung Ayam & Number Game ( Spin Bola )
BandarTaruhan memberikan bonus komisi Sportsbook sebesar 15%, Live Casino dengan rollingan sebesar 0.7% & Permainan Tangkas dengan CashBack 5% , Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga!
Daftar Taruhan Bola
Deposit Dana
Withdraw Dana

Sardar Azmoun Putuskan Pensiun Dari Sepakbola

Azmoun menyebut penghinan yang sudah diterimanya membuat sang ibu menjadi sakit.

Striker tim nasional dari Iran yang bernama Sardar Azmoun memutuskan untuk pensiun dari olahraga sepakbola internasional pada usianya yang baru hanya 23 tahun.

Azmoun, yang sudah mendapat julukan yaitu “Messi-nya Iran”, menyatakan jika ibunya itu menderita sakit yang serius dikarenakan akibat penghinaan yang sudah diterimanya.

Azmoun, yang menciptakan 23 gol dari 33 kali pertandingan untuk Iran yang sebelum turnamen Piala Dunia tahun 2018, gagal menciptakan gol di Rusia dan juga timnya hanya bisa finis di peringkat ketiga pada Grup B, di belakang dari Spanyol dan Portugal.

Di masa kualifikasi untuk Piala Dunia tahun 2018, Azmoun bahkan sanggup menciptakan 11 gol yang dari 14 kali pertandingan. Dia tampil penuh selama 90 menit pada tiga pertandingan di Grup B, yakni Iran sudah mengalahkan Maroko dan kalah dari Spanyol dan juga imbang lawan Portugal.

Akibat kegagalannya untuk menjebol gawang lawan pada turnamen ini, Azmoun mendapatkan banyak sekali kitik yang itu sudah membuat ibunya sakit parah.

“Ibu saya sudah atasi penyakit yang serius dan juga saya senang,” begitu ujar Azmoun, yang sudah bermain klub sepakbolanya pada Rusia untuk Rubin Kazan, itulah yang dikutip BBC Sport.

Sayangnya, karena kekejaman dari beberapa orang, dan juga dengan penghinaan yang sudah saya dan rekan-rekan terima, membuat penyakitnya bertambah parah.”

“Ini membuat saya di dalam posisi yang sangat sulit di mana saya itu memilih yang satu atau juga yang lain, dan juga sebagai hasilnya saya itu pilih ibu saya.”

Azmoun, yang sudah menjalani debutnya untuk negara Iran di usianya 19 tahun, merupakan pencipta gol terbanyak kelima di dalam sejarah tim nasional.