PSG Akan Dilaporkan Ke UEFA

Kini BandarTaruhan menyediakan jenis permainan baru seperti permainan Sabung Ayam & Number Game ( Spin Bola )
BandarTaruhan memberikan bonus komisi Sportsbook sebesar 15%, Live Casino dengan rollingan sebesar 0.7% & Permainan Tangkas dengan CashBack 5% , Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga!
Daftar Taruhan Bola
Deposit Dana
Withdraw Dana

PSG Akan Dilaporkan Ke UEFA

Berita Bola Online – Presiden dari La Liga yang bernama Javier Tebas kembali mengecam masalah manuver transfer klub Paris Saint-Germain yang akan membeli pemain Neymar dari klub Barcelona. Javier Tebas menyebutkan kalau pihaknya akan melaporkan klub Paris Saint-Germain ke UEFA dikarenakan sudah dinilai akan melanggar peraturan Financial Fair Play di dalam usaha mereka untuk merekrut sang pemain. Di hari Rabu tanggal 2/8, klub Barcelona sudah resmi mengumumkan kalau pemain Neymar mau untuk meninggalkan Camp Nou. Dia dikabarkan kalau akan segera bergabung bersama dengan raksasa Perancis yaitu klub Paris Saint-Germain di musim panas ini.

Klub Paris Saint-Germain sendiri juga dikabarkan kalau harus mengeluarkan dana dalam jumlah yang sangat besar untuk bisa mendatangkan bintang dari Brasil yaitu Neymar. Mereka harus membayar klausul rilis pemain Neymar yang sudah mencapai angka 222 juta Euro. Di mata Javier Tebas, kondisi perekonomian klub Paris Saint-Germain tidak akan sanggup untuk membayar klausul itu kecuali kalau mereka mendapatkan dana dari investor mereka yang sudah dinilai melanggar FFP. “Surat-surat keberatan sudah kami siapkan dan juga akan kami kirimkan ke UEFA, Uni Eropa dan Mahkamah Swiss yang mempunyai kekuasaan mengenai hal ini,” begitu kata javier Tebas ke AS.

“Secara umum, pihak La Liga mengecam akan ketidakadilan pada saat bersaing bersama dengan klub yang sudah disokong sebuah negara, yaitu tim yang sudah menerima investasi perekonomian dari sebuah negara yang sudah siap untuk membeli pemain yang mempunyai harga berapapun untuk bisa dibawa ke dalam klub mereka.”

“Untuk kasus klub Paris Saint-Germain, itu sudah sangat jelas sekali kalau mereka mendapatkan sokongan dana, yang antara klub bersama dengan negara yang sponsor mereka yaitu Qatar Investment Group. Rekening klub Paris Saint-Germain pada saat ini sudah menunjukkan kalau mereka mempunyai pendapatan komersil yang memang jauh lebih besar dari klub Real Madrid dan juga klub Manchester United, yang bisa dibilang itu mustahil.”

“Jika memang UEFA sama sekali tidak menanggapi surat-surat keberatan dari kami, maka kami akan langsung mengajukan tuntukan segera mungkin. Kami masih belum melakukan hal tersebut dikarenakan kami yakin kalau UEFA sedang melakukan pemeriksaan untuk bisa memastikan FFP tetap dijalankan kan juga kasus suntik dana terhindarkan.” tutup dari Javier Tebas.