Meski Menang Tetap Dapat Lemparan Telur

Kini BandarTaruhan menyediakan jenis permainan baru seperti permainan Sabung Ayam & Number Game ( Spin Bola )
BandarTaruhan memberikan bonus komisi Sportsbook sebesar 15%, Live Casino dengan rollingan sebesar 0.7% & Permainan Tangkas dengan CashBack 5% , Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga!
Daftar Taruhan Bola
Deposit Dana
Withdraw Dana

Meski Menang Tetap Dapat Lemparan Telur

Sekelompok fans yang terkesan mengabaikan penampilan heroik dari penggawa Korea Selatan pada saat mengalahkan Jerman.

Para penggawa Korea Selatan sudah mendapat pengalaman tidak menyenangkan selepas mereka pulang dari gelaran di Piala Dunia tahun 2018 di Rusia.

Tiba di bandara internasional yang bernama Incheon pada hari Jumat, tanggal (29/6) kemarin, alih-alih mendapatkan sambutan hangat, Taegeuk Warriors malahan disambut dengan aksi lemparan telur yang dilakukan oleh sekitar 500 fans.

Hal ini cukuplah mengejutkan mengingat Korea Selatan itu pulang dengan kepala tegak yang setelah mencatatkan kemenangan yang bersejarah dengan skor 2-0 yang sekaligus sudah membuat juara bertahan negara Jerman tersingkir pada fase grup.

Penampilan heroik tersebut itu seakan tidak dianggap sama sekelompok fans, yang memang lebih menyoroti penampilan buruk dari tim saat mereka kalah dari negara Swedia dan negara Meksiko di dalam dua pertandingan awal Grup F.

Aksi ini jelas saja melukai perasaan para pemain, akan tetapi tidak ditunjukkan oleh pemain Son Heung-min, yang sudah menciptakan dua gol di Rusia, meskipun nyaris terkena lemparan telur.

“Terima kasih kepada semuanya yang datang hari ini,” begitu kata Son seperti yang sudah dilansir ESPN. “Saya minta maaf dikarenakan kami gagal untuk memenuhi janji bisa mencapai babak gugur, akan tetapi saya pikir kalau kami semua sudah melihat harapan dari kemenangan yang atas Jerman.”

“Akan tetapi kami tidak akan terbuai bersama dengan kesuksesan kecil yang tersebut dan juga kami akanlah terus melanjutkan kerja keras.”

Pelatih yang bernama Shin Tae-yong juga tidak ketinggalan untuk ucapkan terima kasih kepada para fans meski sudah mendapatkan perlakuan buruk dan juga mengatakan dirinya itu memahami perasaan kecewa yang sudah dialami para pendukung timnya itu saat ini.

“Saya tidak ingin pulang ke rumah yang sebelum Juli dan juga mengecewakan sekarang kami itu harus kembali pada Juni,” begitu ungkap sang juru taktik.

“Saya ingin ucapkan terima kasih kepada pada fans kami atas cinta dan juga dukungan mereka. Tanpa ada mereka, kami tidak akan bisa untuk menciptakan keajaiban yaitu mengalahkan Jerman seperti yang sudah kami lakukan.”