Kroasia Memang Jago Di Penalti Kick

Kini BandarTaruhan menyediakan jenis permainan baru seperti permainan Sabung Ayam & Number Game ( Spin Bola )
BandarTaruhan memberikan bonus komisi Sportsbook sebesar 15%, Live Casino dengan rollingan sebesar 0.7% & Permainan Tangkas dengan CashBack 5% , Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga!
Daftar Taruhan Bola
Deposit Dana
Withdraw Dana

Kroasia Memang Jago Di Penalti Kick

Tidak sering sekali ada negara yang memenangkan dua adu penalti yang berturut-turut di kancahnya Piala Dunia. Kroasia jadi tim ke-2 yang mengerjakannya.
Kroasia sukses mengulang perolehan historis di Piala Dunia tahun 1998. Dua dasawarsa yang lampau, negara pecahan dari Yugoslavia ini menghadirkan kiprah fenomenal di turnamen dari sepakbola terakbar dengan capai semi-final.

Scuad paten yang berisi beberapa nama mentereng seperti Davor Suker serta Zvonimir Boban melalui adangan Rumania pada 16 besar saat sebelum cetak surprise besar di perempat-final. Negara Jerman mereka hajar dengan tiga gol tanpa ada balas bagi tembus empat besar.

Kroasia tidak berhasil meneruskan langkah ke partai puncak karena menyerah 2-1 di depan tuan rumah Prancis.

Ironisnya, perform Hrvatska menukik kemudian. Mereka tidak sempat sekali lagi dapat keluar dari phase group. Saat ini, Kroasia kembali mencuat di Piala Dunia 2018.

Seperti 20 th. yang lalu, generasi terbaru Vatreni juga memiliki loabel emas. Dalam tim bimbingan Zlatko Dalic bercokol jejeran pemain kelas wahid. Disebut saja pemain Luka Modric, pemain Ivan Rakitic, sampai Mario Mandzukic.

Kroasia tampak memberikan keyakinan dengan memanen rekor yang 100 % kemenangan dalam tiga pertandingan group. Score telak 3-0 atas negara Argentina pada matchday ke-2 memverifikasi kemampuan Kroasia.

Apabila di sesi penyisihan kelebihan tehnis Kroasia yang bicara, di ronde knock-out pada giliran mental baja mereka yang mengemuka.

Kroasia memerankan sepasang pertarungan alot hadapi Denmark serta Rusia semasing di 16 besar serta perempat-final. Ke-2 pertandingan selesai seimbang dalam 120 menit sampai diteruskan ke adu penalti.

Akhirnya, Kroasia senantiasa dapat tampak jadi pemenang.

Ini nyatanya melahirkan suatu rekor langka. Kroasia jadi negara ke-2 yang menuai kemenangan adu penalti di dalam dua kompetisi berturut-turut di phase gugur Piala Dunia. Saat sebelum ini, hanya Argentina yang menggoreskan histori sama saat mengeliminasi Yugoslavia pada perempat-final yang lalu Italia pada turnamen 1990.

Bukan sekedar itu, Kroasia jugalah merupakan tim ke-2 yang lolos melalui dua partai knock-out yang beruntun dari tempat ketinggalan, ikuti jejak Italia pada 1970.

Di 16 besar kontra negara Denmark, Kroasia ketinggalan awal dampak gol paling cepat turnamen di Rusia lewat Mathias Jorgensen pada menit pertama saat sebelum Mandzukic membalas.

Di perempat-final menghadapi tim tuan rumah di Sochi di hari Sabtu (7/7) malam tempo hari, gawang Kroasia itu juga bobol lebih dulu oleh sepakan indah Denis Cheryshev. Tetapi, Vatreni sukses bangkit serta pada akhirnya ketangguhan mental yang mengantarkan mereka ke semi-final bagi bersua Inggris.