Kasus Suarez Menjadi Diskusi Aturan Handball

Kini BandarTaruhan menyediakan jenis permainan baru seperti permainan Sabung Ayam & Number Game ( Spin Bola )
BandarTaruhan memberikan bonus komisi Sportsbook sebesar 15%, Live Casino dengan rollingan sebesar 0.7% & Permainan Tangkas dengan CashBack 5% , Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga!
Daftar Taruhan Bola
Deposit Dana
Withdraw Dana

Kasus Suarez Menjadi Diskusi Aturan Handball

Berita Bola Online – Badan Asosiasi Sepak Bola Internasinal yang disebut juga sebagai IFAB sedang mempertimbangkan hukuman yang baru yang terkait dengan handball. Mereka menjadikan insiden dari pemain Luiz Suarez menjadi salah satu bahan pertimbangan. Di dalam pertandingan perempat final untuk Piala Dunia tahun 2010 yang di Afrika Selatan dengan pertandingan antara Uruguay yang melawan Ghana, pemain Luis Suarez yang mendapatkan kartu merah yang dikarenakan menahan sundulan dari pemain Dominic Adiyiah tepat pada garis gawang di injury time babak yang kedua.

Aksi “bunuh diri” yang dilakukan oleh pemain Luis Suarez tersebut sudah terbukti kalau memberikan keuntungan untuk Uruguay yang mempunyai julukan Albiceleste. Pemain Asamoah Gyan yang mengeksekusi penalti tersebut gagal untuk membuahkan hasil dan akhirnya tim Uruguay lolos menuju semifinal yang dikarenakan babak adu penalti. Direktur Teknik dari Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional yang bernama David Elleray menjelaskan kalau tidak menutup ada kemungkinan jika pelanggaran yang serupa akan terjadi pada kemudian hari, tim penyerang akan langsung diberikan gol.

Badan Asosiasi Sepak Bola Internasinal telah siap untuk menghapus hukuman penalti yang saat ini berlaku karena pihak Badan Asosiasi Sepak Bola Internasinal mempunyai wewenang untuk mengubah peraturan di dalam pertandingan sepak bola. “Salah satu yang kami sedang diskusikan ialah kasus yang serupa dengan handball dari Luis Suarez di Piala Dunia tahun 2010 yang ketika dia menggunakan tangannya untuk menangkis bola sewaktu melawan Ghana, yang mencegah bisa terjadinya gol,” begitu kata David Elleray. Selain itu, David Elleray juga menilai kalau kehadiran teknologi video atau juga disebut dengan VAR bisa membantu wasit untuk pengambilan keputusan.