James Milner Gratis Ke City Tahun 2015

Kini BandarTaruhan menyediakan jenis permainan baru seperti permainan Sabung Ayam & Number Game ( Spin Bola )
BandarTaruhan memberikan bonus komisi Sportsbook sebesar 15%, Live Casino dengan rollingan sebesar 0.7% & Permainan Tangkas dengan CashBack 5% , Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga!
Daftar Taruhan Bola
Deposit Dana
Withdraw Dana

James Milner Gratis Ke City Tahun 2015

Saat hadir dari Manchester City pada tahun 2015 dengan gratis, tidak ada satu juga yang berekspektasi tinggi pada James Milner. Namun saat ini Milner jadi salah satunya pemain sangat penting di Liverpool.

Milner tidak biasa dengan predikat bintang. Dia ikut bukan type pemain yang miliki keunikan serta setia pada satu team. Selama karirnya, Millie – panggilan Milner – telah menguatkan 6 club.

Memulai karir di team kota kelahirannya, Leeds United, Milner sudah sempat dipandang seperti wonderkid waktu itu. Akan tetapi, level yang dipertunjukkan Milner termasuk stabil, tidak bagus-bagus sangat, ikut tidak jelek. Sampai akhirnya ia jadi pilar Newcastle United serta Aston Villa.

Milner muda sama dengan tempat sayap. Bersama dengan tim-tim diatas, peranannya lebih menyerang pada pos sayap kanan. Namun, Milner berkembang serta ia ialah pengertian riil pemain yang makin tua makin jadi.

Bersama dengan City lah Milner berkembang cepat. Dia cukuplah diakui semenjak 2010 sampai 2015, walaupun tidak tetap jadi starter. Dia seringkali diakui jadi gelandang jangkar serta nyatanya dapat tampil istimewa disana.

Pemain 32 tahun itu pada akhirnya dapat mencapai titel Premier League pada musim tahun 2011-2012 serta 2013-2014 saat dilatih Roberto Mancini dan Manuel Pellegrini.

Lepas dari 203 caps bersama dengan City, Milner tidak banyak mendapatkan sorotan sebab Yaya Toure serta David Silva tetaplah jadi bintang posisi tengah penting. Milner juga begitu seringkali muncul dari bench menjadi alternatif.

Sebelum Milner masuk dengan Liverpool, Pellegrini memuji setinggi-tingginya bagi sang pemain.

“Milner itu fantastis. Pria dengan keberanian serta hati yang besar. Ia ikut pandai, miliki mentalitas hebat, serta satu dari beberapa pemain yang saat Anda meninggalkannya (di bangku), Anda akan terasa bersalah serta berlangsung ketidakadilan. Ini menyakitkan sebab ia harusnya selalu bermain. Namun, terkadang Anda perlu pemain dengan tehnik serta karakter berlainan,” tutur Pellegrini pada Guardian 2015 yang lalu.