Bek Napoli Ditawar Barcelona Sebesar 50 Juta Euro

Kini BandarTaruhan menyediakan jenis permainan baru seperti permainan Sabung Ayam & Number Game ( Spin Bola )
BandarTaruhan memberikan bonus komisi Sportsbook sebesar 15%, Live Casino dengan rollingan sebesar 0.7% & Permainan Tangkas dengan CashBack 5% , Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga!
Daftar Taruhan Bola
Deposit Dana
Withdraw Dana

Bek Napoli Ditawar Barcelona Sebesar 50 Juta Euro

Berita Bola Online – Semakin tuanya Javier Mascherano sudah mulai membuat klub Barcelona untuk cepat bergerak mencari pemain yang bisa menggantikannya menjadi sebagai bek tengah. Nama yang sekarang masuk ke dalam radar dari klub Barcelona ialah Kalidou Koulibaly. Pemain belakang yang sudah membela klub Napoli itu dinilai kalau cukup tangguh dan juga mempunyai potensi yang besar untuk bisa menjadi pilar dari klub Barcelona pada lini belakang. Blaugrana pun sudah disebutkan kalau siap untuk melontarkan dana yang dengan jumlah yang besar.

Seperti yang sudah dikutip dari Diario Sport, klub Barcelona akan merogoh kantongnya dengan cukup dalam di harga 50 juta Euro agar bisa mendapatkan pemain Kalidou Koulibaly. Harga itu dinilai kalau cukup layak untuk bisa mendapatkan pemain belakang yang mempunyai asal dari Senegal tersebut. Klub Barcelona memang membutuhkan dana yang besar agar bisa membeli pemain yang berusia dua puluh enam tahun itu. Klub Napoli yang sudah mengikatnya dengan kontrak yang berdurasi sampai dengan tahun 2021 disebutkan kalau tidak akan rela untuk melepaskannya dengan harga murah.

Dari sumber yang sama, pemain Kalidou Koulibaly sendiri cukup tertarik untuk bermain di Camp Nou. Pada sisi lainnya, pemain Kalidou Koulibaly bukanlah buruan satu-satunya klub Barcelona pada lini belakang. Tim Catalan itu sekarang juga sedang mendekati beberapa pemain yang lain. Salah satu pemain yang difavoritkan untuk bergabung bersama dengan klub Barcelona ialah pemain Yeri Mirna. Selain itu juga, ada pemain muda dari klub Dortmund yaitu Axel Zagadou dan juga pemain belakang dari klub Lyon yaitu Mouctar Diakhaby.