Agen Bola Sbobet – Panen Gol Di Celtic Park

Kini BandarTaruhan menyediakan jenis permainan baru seperti permainan Sabung Ayam & Number Game ( Spin Bola )
BandarTaruhan memberikan bonus komisi Sportsbook sebesar 15%, Live Casino dengan rollingan sebesar 0.7% & Permainan Tangkas dengan CashBack 5% , Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga!
Daftar Taruhan Bola
Deposit Dana
Withdraw Dana

Agen Bola Sbobet – Panen Gol Di Celtic Park

Agen Bola – Agen Bola memberitakan pertandingan Liga Eropa babak 32 besar yang di gelar di Stadium Celtic Park pada, Jumat (20/02/ 2015) WIB dini hari, menjadi pertandingan yang sangat seru dan menarik sekali bagi Bola Sbobet. Bertemu dengan Glasgow Celtic, Inter Milan gagal meraih hasil kemenangan dari tim tuan rumah, Glasgow Celtic dan mengakhiri pertandingan dengan score imbang yaitu 3 – 3. Gol Inter Milan di cetak oleh Xherdan Shaqiri pada menit 5, 2 gol dari Rodrigo Palacio pada menit 13 dan menit 45. Sedangkan gol Glasgow Celtic di cetak oleh Stuart Armstrong pada menit 24, gol bunuh diri Hugo Campagnaro pada menit 26, serta gol penutup dari John Guidetti pada menit 90.

 

Memulai pertandingan pada babak pertama ini, menurut Bola Sbobet, Inter Milan yang tampil sebagai tim tamu, langsung memulai permainan menekan. Bahkan, Inter Milan sukses membuat gol cepat melalui Xherdan Shaqiri. Masih belum selesai sampai di sana, berselang tidak lama, Inter Milan sukses menggandakan kedudukan lewat gol Rodrigo Palacio. Tertinggal dengan 2 gol sekaligus, Glasgow Celtic langsung menaikkan tempo permainan mereka dan berhasil memperkecil kedudukan melalui Stuart Armstrong. Serangan yang di lancarkan oleh para pemain Glasgow Celtic pun masih belum berakhir. Bermasuk untuk membuang bola, Hugo Campagnaro malah melakukan gol bunuh diri yang mengakibatkan Glasgow Celtic berhasil menyamakan kedudukan. Akan tetapi, menjelang pertandingan yang hampir usai ini, Inter Milan berhasil memimpin lewat gol Rodrigo Palacio.

 

Lanjut pada babak kedua, menurut Bola Sbobet, Inter Milan masih belum menurunkan tempo permainan mereka. Akan tetapi Glasgow Celtic pun tidak ingin bermain bertahan dan ikut melakukan tekanan. Jual beli serangan terus terjadi. Namun, hingga pertandingan memasuki menit akhir, John Guidetti berhasil menyelamatkan Glasgow Celtic dari kekalahan.