Agen Bola Online – Galatasaray Tekuk Lutut Atas Madrid 1-6

Kini BandarTaruhan menyediakan jenis permainan baru seperti permainan Sabung Ayam & Number Game ( Spin Bola )
BandarTaruhan memberikan bonus komisi Sportsbook sebesar 15%, Live Casino dengan rollingan sebesar 0.7% & Permainan Tangkas dengan CashBack 5% , Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga!
Daftar Taruhan Bola
Deposit Dana
Withdraw Dana

Agen Bola Online – Galatasaray Tekuk Lutut Atas Madrid 1-6

Agen Bola Online – Meskipun sudah memberikan perlawanan yang sengit, Galatasaray harus mengakui kekuatan daripada Real Madrid. Manager Galatasaray Fatih Terim pun terlihat sangat terpukul dengan timnya yang dikalahkan dengan skor telak.

Tampil dihadapan pendukung sendiri yang diselenggarakan pada hari selasa tanggal 17 September 2013 distadion Ali Sami Yen dinihari WIB, Galatasaray ditalukkan Madrid dengan skor telak 1-6.

Pada awalnya, Galatasaray terlihat dapat memberikan perlawanan yang seimbang dengan Real Madrid. Bervariasi serangan sudah dilancarkan Galatasaray ke kubu Madrid dan sempat membahayakan gawang Madrid yang dilakukan oleh Felipe Melo dan Burak Yilmaz.

Melihat kondisi pertandingan, Madrid memang banyak mendapat tekanan namun mala sebaliknya Galatasaray yang harus kebobolan lewat serangan balik Madrid dan yang gol yang diciptakan dari kubu Madrid lewat aksi Isco. Dan gol Isco menutup pertandingan dibabak pertama.

Memasuki paruh kedua Madrid semakin ganas dan pada menit ke 54 mereka berhasil mengandakan skor menjadi 2-0 dimana bola mental yang dilakukan oleh Melo jatuh ke arah Karim Benzema dan diteruskan menjadi gol. Kemudian pada menit ke 63 dan 66 gantian sang bintang lapangan Cristiano Ronaldo yang mencatatkan namanya dipapan skor.

Kubu Galatasaray terlihat sangat frustasi karena Madrid menambah golnya pada menit ke 81 yang diciptakan oleh Karim Benzema dan pada menit injury time Cristiano Ronlado mencetak Hat-trick. Sedangkan gol balasan dari kubu Galatasaray dicetak oleh Umut Bulut pada menit ke 84.

“Pada babak pertama Madrid tidak mempunyai banyak peluang, sedangkan kami lebih banyak mendapatkan peluang namun kami binggung mengapa kami yang kebobolan.”

“Setelah jeda kami mencoba membangun serangan tapi menyusul gol kedua yang dilakukan Madrid, gol itu membuat mental pemain saya melemah sehingga sampai akhir pertandingan kami harus pasrah dengan skor telak 1-6.”